Rocky Gerung Akhirnya Buka Suara Soal Jejak Karier Menkeu Purbaya, Terkuak Ambisi Politik 2029

Posted on

Kritik Rocky Gerung terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Pengamat politik Rocky Gerung kembali mengeluarkan pernyataan tajam terkait gaya komunikasi dan kebijakan yang diambil oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Menurutnya, setiap langkah yang diambil oleh Purbaya mengandung ambisi politik jangka panjang, terutama menjelang pemilihan presiden 2029.

Rocky menilai bahwa Purbaya tidak hanya memperhatikan kebijakan ekonomi, tetapi juga mencoba untuk membangun citra dirinya sebagai tokoh politik yang layak dipertimbangkan dalam kontestasi politik. Ia bahkan menyebut gaya komunikasi Purbaya sebagai “mencari sensasional” demi menjaga popularitasnya.

Dalam sebuah diskusi di kanal YouTube DeddySitorusOfficial, Rocky menyatakan bahwa Purbaya mungkin sedang berlari-lari dengan waktu menuju 2029 agar elektabilitasnya meningkat. Menurutnya, orang seperti Purbaya pasti sudah merencanakan dirinya sebagai calon presiden atau wakil presiden.

Rekam Jejak dan Perjalanan Karier Purbaya

Sebagai seorang peneliti dan staf di bawah kepemimpinan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Purbaya memiliki rekam jejak yang cukup panjang. Ia pernah menjabat di beberapa posisi strategis, termasuk di Kantor Staf Presiden (KSP) dan Kemenko Marves, sebelum akhirnya menjadi Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan dilantik sebagai Menteri Keuangan.

Rocky Gerung melihat adanya lompatan popularitas yang cepat dari Purbaya, yang menurutnya bisa saja disebabkan oleh pengeluaran atau pujian terhadap pejabat tertentu. Ia juga menyoroti bahwa masyarakat saat ini lebih melihat sosok yang tampil menarik di media massa daripada kualitas pemimpin sejati.

Fenomena ‘Sok Jagoan’ dan ‘FOMO’ Publik

Lebih lanjut, Rocky Gerung melabeli gaya Purbaya sebagai “sok jago-jagoan padahal tidak punya kemampuan.” Menurutnya, fenomena bersinarnya Purbaya adalah bagian dari “gejala FOMO (Fear of Missing Out) publik Indonesia.”

Ia menyiratkan bahwa popularitas sang Menteri Keuangan tercipta karena “kekosongan” figur di mata publik. Namun, ia juga memberikan catatan keras mengenai nasib popularitas yang dibangun secara sensasional. Mengutip teori komunikasi:

“Di dalam teori komunikasi, Pak Purbaya ini berupaya langsung tiba di puncak. Tanpa aklimatisasi, begitu sudah di puncak, dia akan turun,” prediksinya.

Meski demikian, Rocky memprediksi bahwa ambisi politik Purbaya akan menemui tembok besar pada 2029 jika tidak ditopang oleh kekuatan politik formal. Ia menyarankan Purbaya untuk masuk ke Partai Gajah untuk mendapatkan backup politik.

Elektabilitas Purbaya dalam Survei

Sikap dan kebijakan Purbaya belakangan ramai mendapatkan respons positif dari masyarakat. Sosok Purbaya relatif disukai masyarakat dengan gayanya yang ceplas-ceplos, ia bahkan disebut bak koboi.

Berdasarkan hasil survei lembaga riset IndexPolitica Indonesia, elektabilitas Purbaya sebagai calon wakil presiden 2029 berada di peringkat atas, yakni 28,65 persen. Dalam hasil survei tersebut, nama Purbaya berada di posisi kedua dalam kategori elektabilitas calon presiden, tepat di bawah nama Prabowo Subianto.

Elektabilitas Purbaya mampu mengalahkan figur politik seperti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (12,35 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (15,75 persen) hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (20,15 persen).

Tanggapan Purbaya dan Minat PAN

Menanggapi dukungan dan tingginya elektabilitas, Purbaya menegaskan dirinya hanya ingin fokus bekerja di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Ia menolak tawaran masuk partai politik dan menyatakan bahwa ia tidak tertarik pada dunia politik.

Namun, minat PAN terhadap Purbaya sangat besar. Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, mengatakan bahwa Purbaya kini menjadi “media darling” yang sangat disukai dan sering mendapat sorotan positif dari media.

PAN berharap, Purbaya bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen pada 2028 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Mereka berharap Purbaya dapat memanfaatkan waktu dan dukungan masyarakat yang besar untuk mencapai hasil optimal.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *