Sistem Manajemen Talenta Pilih Uu Kusmana Jadi Sekda Kuningan: Ini Perjalanan dan Profil Lengkapnya

Posted on

Pelantikan Sekda Kuningan: Uu Kusmana, Dari Penjaga Sekolah Hingga Pemimpin Birokrasi

Setelah menunggu cukup lama, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, akhirnya resmi diisi oleh sosok definitif. Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., melantik U. Kusmana, S.Sos., M.Si. sebagai Sekda definitif dalam upacara yang berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Kuningan, Kamis 6 November 2025.

Uu Kusmana—begitu akrab ia disapa—menjadi kandidat dengan nilai tertinggi dari tiga pejabat yang bersaing ketat dalam seleksi terbuka. Prosesi pelantikan turut disaksikan oleh seluruh kepala SKPD dan pejabat tinggi daerah, menandai babak baru kepemimpinan birokrasi di Kabupaten Kuningan.

Jejak Inovasi Sang Panglima ASN

Sebelum dipercaya menjadi Sekda, Uu Kusmana dikenal luas sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang sarat inovasi dan program kreatif. Ia menjadi penggagas sejumlah terobosan pendidikan seperti Pimda Nyawah, Mini Theater Edukatif (MTE), dan Kurikulum Gunung Ciremai yang memperkaya metode belajar siswa di Kuningan.

Tak berhenti di situ, ia juga meluncurkan Gerbang Berkah, Sekolahku Keren, serta Disdikbud Smart Service (DSS) yang mempercepat layanan pendidikan berbasis digital. Rekam jejaknya di dunia birokrasi juga mencatat keberhasilan saat memimpin Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagperin) dengan program unggulan Si BaDU miRakyat, aplikasi pendataan yang memudahkan pelaku usaha kecil mengembangkan bisnisnya.

Amanah Baru dan Simfoni Harapan Bupati

Dalam sambutannya usai pelantikan, Uu Kusmana menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan berjanji mengemban amanah sebagai Sekda dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh jajaran SKPD untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan visi “Kuningan Melesat” yang digagas Bupati Dian Rachmat Yanuar.

Dengan nada haru, Uu sempat mengenang masa lalunya — saat ia pertama kali melamar pekerjaan hanya berbekal ijazah SMP, meski kala itu ia telah menyelesaikan kuliah sarjana. Sementara itu, Bupati Dian Rachmat menegaskan bahwa seorang Sekda harus menjadi teladan integritas, loyalitas, dan profesionalisme bagi seluruh ASN.

Ia menggambarkan posisi Sekda sebagai “dirigen orkestra pembangunan”, yang berperan menyatukan irama antarperangkat daerah agar pembangunan berjalan harmonis dan menghasilkan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Penjabat Sekda sebelumnya, Dr. Wahyu Hidayah, atas dedikasi dan integritasnya selama masa transisi pemerintahan.

Dipilih dari Sistem “Manajemen Talenta”

Proses seleksi jabatan Sekda dilakukan dengan Sistem Manajemen Talenta, sebuah metode modern yang menilai kinerja dan kompetensi secara objektif serta transparan. Metode ini menimbang 70% bobot dari penilaian kinerja dan 30% dari hasil wawancara teknis, menghasilkan tiga kandidat terbaik: Uu Kusmana, Dr. Wahyu Hidayah, dan Dr. H. Deni Hamdani.

Dari hasil akhir, Uu Kusmana memperoleh nilai tertinggi 88 poin, unggul tipis dari dua kandidat lainnya, membuktikan kapasitas dan potensi yang kuat. Langkah awalnya sebagai Sekda difokuskan pada penguatan sinergi antarperangkat daerah, sebuah langkah yang diyakini menjadi kunci percepatan pembangunan Kuningan.

Perjalanan Panjang dari Penjaga Sekolah Hingga Sekda

Kisah perjalanan karier Uu Kusmana benar-benar menjadi inspirasi banyak ASN muda. Ia memulai karier dari posisi paling bawah sebagai Penjaga Sekolah di SDN 1 Gandasoli, Kecamatan Kramatmulya, setelah diangkat sebagai PNS pada 1 Desember 2000. Lahir di Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, pada 6 Februari 1970, Uu menempuh pendidikan dasarnya di SDN 1 Cijemit, lalu melanjutkan ke SMPN 4 Kuningan dan SMA Kosgoro Kuningan, sebuah sekolah swasta favorit pada zamannya.

Selepas SMA, ia sempat merantau ke Jakarta sebelum akhirnya kembali ke Kuningan pada 1995 dan melanjutkan kuliah di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon (UNSWAGATI). Setelah menjadi PNS, Uu terus mengasah ilmunya dengan menempuh studi S2 di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Cirebon pada 2009 serta mengikuti berbagai pelatihan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Ia juga aktif dalam pelatihan Aplikasi SPSE, penyusunan HPS, kontrak pengadaan, hingga menjadi peserta Rakornas Pengadaan Nasional di tahun 2019 dan 2021.

Karier Menanjak dan Rekam Jabatan Strategis

Berkat kerja keras dan sikap disiplin, karier Uu merangkak cepat di lingkungan birokrasi. Tahun 2008 ia dipercaya menjadi Kepala Subbag Keuangan Disdikbud, lalu Kabid Pendidikan dan Pelatihan BKPSDM (2010–2011), dan Kabid Penunjang Pendidikan Disdikbud (2011–2013). Pada 2013, ia ditarik ke Setda Kuningan dan mulai menduduki jabatan strategis seperti Kabag Umum, Kabag Perekonomian, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, hingga Kabag Administrasi Pembangunan.

Prestasinya terus mencuri perhatian hingga pada 2020 ia diangkat menjadi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian, lalu kembali memimpin Disdikbud Kuningan pada 2023. Dan kini, pada 6 November 2025, tepat pukul 13.30 WIB, perjalanan panjang itu mencapai puncaknya saat Uu Kusmana resmi dilantik menjadi Sekda Kuningan, jabatan ASN tertinggi di kabupaten tersebut.

Segudang Penghargaan Lokal dan Nasional

Kepercayaan Bupati terhadap Uu Kusmana tidak lahir dari kedekatan semata, melainkan dari rekam jejak dan segudang prestasi yang telah ia torehkan. Ia pernah meraih Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI pada 2014 dan 2021, sebagai penghargaan atas dedikasi panjangnya sebagai abdi negara.

Tahun 2022, inovasinya SiBaDumi dinobatkan sebagai Aplikasi Layanan Publik Terbaik di lingkungan Pemkab Kuningan, sekaligus menjadi salah satu 5 Inovator Terbaik se-Jawa Barat pada Kompetisi Inovasi Jabar (KIJB). Prestasi itu berlanjut dengan Person of The Year 2023 kategori Tokoh Inovatif dan Inspiratif dari Radar Cirebon Group, serta penghargaan nasional dari BBPMP Jabar untuk program Pimda Nyawah (Pimpinan Daerah Menyapa Siswa).

Pada 2024, ia kembali mengukir catatan manis sebagai PNS Berprestasi Kuningan kategori Inovatif, sekaligus menerima penghargaan dari BBPMP Jabar atas Konsistensi Publikasi Peningkatan Mutu Pendidikan. Program Mini Theater Edukatif (MTE) dan perannya sebagai Kepala Disdik Visioner dan Dedikatif juga membuatnya menerima apresiasi dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jabar.

Masih di tahun yang sama, Kuningan mencatatkan Indeks SPM Pendidikan tertinggi se-Jawa Barat, salah satu indikator nyata keberhasilan program yang dipimpinnya. Puncaknya, di 2025 Uu Kusmana dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) menjadi Pembina Utama Madya (IV/d) dan penghargaan Pelayanan Perangkat Daerah Terbaik Program 100 Hari Kerja versi Jamparing Research.

Kisah Inspiratif: Dari Ijazah SMP ke Jabatan Sekda

Siapa sangka, pejabat tertinggi ASN di Kuningan ini memulai kariernya dengan ijazah SMP, meski sudah memiliki gelar S1. Kepada wartawan, Uu menceritakan kisah uniknya saat pertama kali melamar sebagai PNS. “Waktu itu saya sudah S1, tapi formasi yang tersedia hanya untuk lulusan SMP. Jadi, saya gunakan ijazah SMP saya,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia mengaku ijazah SMA dan S1-nya “disimpan dulu”, hingga akhirnya peraturan baru di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) membuka peluang penyesuaian ijazah bagi PNS di seluruh Indonesia. “Dengan ridho Allah, setelah PP 99 dan PP 100 keluar, ijazah saya bisa disesuaikan. Dari situ karier saya mulai berkembang,” kenangnya penuh syukur.

Amanah yang tak Pernah Terbayangkan

Uu mengaku tidak pernah membayangkan akan mencapai posisi setinggi Sekda. “Dulu, cita-cita saya hanya agar ijazah S1 bisa diakui. Tidak pernah terbayang jadi pejabat, apalagi Sekda,” ucapnya. Namun, takdir berkata lain. “Kehendak Allah, Alhamdulillah, saya dipercaya oleh Pak Bupati, diberi rezeki dan amanah yang di luar ekspektasi saya,” katanya dengan mata berbinar.

Bagi pria kelahiran 1970 ini, jabatan Sekda bukan sekadar posisi, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa manfaat bagi masyarakat. “Insyaallah, saya akan menjalankan amanah ini sebaik mungkin. Semoga jabatan ini bisa memberi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Kabupaten Kuningan,” tutupnya penuh harap.

Dengan segudang pengalaman, inovasi, dan integritas, Uu Kusmana kini resmi memegang kendali sebagai Sekda Kuningan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *