Ringkasan Berita:
- Tokoh Gus Irawan Pasaribu mengungkap 11 nama bos penebang pohon di wilayah Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
- Gus Irawan juga menyoroti Kementerian Kehutanan (Kemenhut) karena tidak dilibatkan dalam proses pemberian izin PHAT.
- Untuk pendidikan perguruan tinggi, ia kuliah di S1 Ekonomi Akuntansi Universitas Syah Kuala Banda Aceh (1988).
PasarModern.com– Inilah wajah dan daftar penghargaan Gus Irawan Pasaribu.
Gus Irawan Pasaribu, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) mengungkapkan 11 nama bos penebang pohon di wilayah Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
Gus Irawan mendapatkan perhatian karena ‘berani’ mengungkap sejumlah nama bos-bos penebang pohon Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT).
Mereka diduga melakukan penebangan liar hingga menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor menerjang wilayah Tapsel pada akhir November 2025 lalu.
Gus Irawan juga menyoroti Kementerian Kehutanan (Kemenhut) karena tidak dilibatkan dalam proses pemberian izin PHAT.
“Saya saja buka. Kami tidak terlibat baik setelah terbitnya PHAT dari Kemenhut hingga masuk ke SIPUHH (Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan),” katanya, dikutip dari TribunMedan.com, Minggu (7/12/2025).
“Sejak kapan PHAT ini mereka terbitkan kami tidak tahu. Karena tidak dilibatkan sama sekali,” tambah Gus Irawan.
Menurutnya, Kemenhut memiliki peran penting terkait boleh tidaknya aktivitas penebangan pohon di kawasan hutan.
Gus Irawan membandingkan Kemenhut sebagai petugas tiket, sedangkan PHAT adalah tiketnya.
“Jika sudah disetujui oleh Kemenhut, orang boleh menebang pohon. Memang bukan disebut izin. Seperti ini menonton bioskop pun tidak menggunakan surat izin, tetapi tiket,” tegasnya.
Gus Irawan kemudian meminta agar Kemenhut turun untuk melihat lokasi.
Ia menilai langkah itu penting sebagai komitmen menjaga hutan.
“Saya undang mereka untuk turun ke lapangan. Begitu juga dengan teman-teman saya di Komisi IV DPR. Ayo sama-sama ke lokasi,” tegasnya.
Sementara 11 nama bos penebang pohon yang diungkap Gus Irawan, yakni: Jalaluddin Pangaribuan; Jont Anson Silitonga; Muhammad Nur Batubara; Muhammad Agus Irian; Irsan Ramadan Siregar; Hamka Hamid Nasution; Feri Saputra Siregar; David H. Panggabean; Anggara Fatur Rahman Ritonga; Ramlan Hasri Siahaan; Asmadi Ritonga.
Beberapa di antaranya memiliki status PHAT yang tidak aktif dan telah dibekukan.
Pada kesempatan lain, Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni menegaskan, selama menjabat tidak ada satu pun izin Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) baru untuk penebangan yang ia keluarkan.
“Semua izin yang saya terbitkan adalah untuk jasa lingkungan, yaitu izin menanam,” tegasnya setelah rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Terlepas dari berita di atas, siapa Gus Irawan?
Profil Gus Irawan
Dikutip dari fraksigerindra.id, Gus Irawan lahir di Padang Sidempuan, 31 Juli 1964.
Ia kini telah berusia 61 tahun.
Gus Irawan menghabiskan masa kecilnya di tanah kelahirannya.
Ia memulai pendidikan dasarnya di SD Negeri 7 Padang Sidempuan (1976).
Memasuki masa remaja, ia pindah ke Kota Medan.
Gus Irawan bersekolah di SMP Negeri 1 Medan (1980) kemudian melanjutkan ke SMA Negeri 1 Medan (1983).
Untuk pendidikan perguruan tinggi, ia kuliah di S1 Ekonomi Akuntansi Universitas Syah Kuala Banda Aceh (1988).
Sementara gelar Magister Manajemen diperolehnya dari Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatra Utara Medan (2009).
Gus Irawan memulai karier kerjanya di Bank Pembangunan Daerah Sumatra Utara.
Ia kemudian naik ke panggung politik sebagai wakil rakyat.
Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, ia maju bersama Jafar Syahbuddin Ritonga.
Keduanya menang dengan perolehan suara 97.004 atau 61,07 persen.
Berikut adalah riwayat karier selengkapnya:
- Pegawai Biro Personalia BPDSU Kantor Pusat, 1 Maret 1990 hingga 2 September 1990.
- Kepala Seksi Administrasi PT. Bank Sumut Cabang Pematang Siantar, 3 September 1990 – 4 Juni 1994.
- Wakil Kepala Cabang PT. Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, 5 Juni 1994 – 25 Agustus 1996.
- Kepala Cabang PT. Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi, 26 Agustus 1996 – 13 Juni 2000.
- Direktur Utama PT. Bank Sumut, 14 Juni 2000 – 2012.
- Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Utara, 2013 – Sekarang.
- Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, 2014 – 2016.
- Ketua Komisi VII DPR RI, 2016 – Mei 2020.
- Anggota Komisi XI DPR RI, Juni 2020 – 2024.
- Bupati Tapanuli Selatan (2025-2030)
Pengalaman Organisasi
Berikut pengalaman organisasi Gus Irawan dari tahun 1996 hingga sekarang yang disajikan oleh Tribunnews:
- Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Tebing Tinggi, tahun 1996 – 2000.
- Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Sumatra Utara, tahun 2002 – 2007.
- Ketua Umum Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Sumatra Utara, tahun 2004 – 2009, 2011 – 2016.
- Ketua SATGASDA Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) Sumatra Utara, tahun 2006 – 2010.
- Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hubungan Masyarakat (PERHUMAS) Medan, 2007 – 2009.
- Wakil Ketua Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA) Bidang Pengembangan Bisnis, tahun 2004 – 2008.
- Wakil Ketua Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA) Bidang Teknologi Informasi, tahun 2008 – 2012.
- Wakil Sekretaris Komisi Pengawas Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Sumatra Utara, tahun 2007 – 2009.
- Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatra Utara, tahun 2007 – 2009, 2011 – 2013.
- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatra Utara, tahun 2007 – 2011, 2011 – 2014.
- Anggota Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Bidang Komunikasi, tahun 2007 – 2011.
- Pembantu Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Komisariat Medan, tahun 2008 – 2012.
- Anggota Dewan Pakar Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), tahun 2008 – 2011
- Anggota Komisi Pengawas Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Sumatra Utara, tahun 2010 – 2013.
- Anggota Dewan Pakar KAHMI Sumut, tahun 2010 – 2015.
- Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hubungan Masyarakat (PERHUMAS) Medan, tahun 2011 – 2013.
- Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Medan, tahun 2011 – 2015.
- Ketua Dewan Kehormatan Pendawa Sumut, tahun 2011 – 2016.
- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatra Utara, tahun 2013 – sekarang.
- Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sumatra Utara, tahun 2014 – sekarang.
Deretan Penghargaan
Berikut ini Tribunnews sajikan penghargaan Gus Irawan, baik dari Partai Gerindra maupun instansi lainnya:
- Piala Sang Graha Krida atas kepedulian terhadap pembinaan olahraga di Sumut dari Presiden RI Megawati Soekarno Putri, tahun 2003.
- Penghargaan Terbaik Chief Executive Officer (CEO) BUMD dalam Manajemen Kelangsungan Hidup 2006, dari Depdagri dan Majalah Business Review, tahun 2006.
- Penerima Sahabat Pers 2006 (Tokoh yang dekat dengan pers dan sering diberitakan secara positif), dari SPS Sumut, tahun 2007.
- Tokoh Olahraga yang Berhasil Memunculkan Atlet Berprestasi, dari Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, tahun 2007.
- Tokoh Peduli Pendidikan, dari PGRI Sumatra Utara, tahun 2007.
- Penerima Penghargaan Sahabat Pers 2007 (Tokoh yang dekat dengan pers dan sering diberitakan secara positif), dari SPS Sumut, tahun 2008.
- CEO BUMD Terbaik Tahun 2008, dari Depdagri dan Majalah Business Review, tahun 2008.
- Penghargaan LENCANA EMAS PWI SUMUT tahun 2008 atas Pengabdian dan Partisipasi
- Pembangunan Daerah dan Kehidupan Pers di Sumut.
- Sahabat Pers 2009 (Tokoh yang dekat dengan pers dan sering diberitakan secara positif), dari SPS Sumut.
- HIPMI Sumut Award 2009, dari BPD HIPMI Sumut.
- Tokoh Olahraga Sumatra Utara tahun 2010, dari Gubernur Sumut.
- CEO BUMD Terbaik Tahun 2010, dari Depdagri dan Majalah Business Review, Tahun 2011
- Penghargaan Indonesia Property and Bank (IPBA) tahun 2011, dari Majalah Property dan Bank, sebagai CEO Terbaik BUMD 2011.
- Man of the Year “Harian Waspada”, tahun 2011.
- Orang Tahun Ini (POTY) tahun 2011, dari “Harian Seputar Indonesia”, dalam kategori CEO yang Menginspirasi.
- Bintang Garudayaksa Satria Utama, dari DPP Partai Gerindra, tahun 2018
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews PasarModern.com




